Fight Arena – Khamzat Chimaev resmi merajai kelas menengah usai kalahkan Dricus du Plessis pada UFC 319.
Kedua jagoan ini beradu kuat, Sabtu di United Center, Chicago, Illinois, Amerika Serikat atau Minggu (17/8/2025) waktu Indonesia.
Sabuk juara kelas menengah milik Du Plessis dipertaruhkan pada bentrokan tersebut.
Baik Du Plessis dan Chimaev punya rekor bertarung yang sama-sama impresif.
Sejak gabung UFC, sang juara kelas menengah belum pernah sekalipun dikalahkan.
Bahkan, Israel Adesanya tidak mampu membendung kehebatan dari Du Plessis.
Di sisi lain, Chimaev punya catatan bertarung yang lebih impresif lagi.
Sepanjang kariernya, jagoan berjulukan Borz atau Si Serigala ini belum pernah terkalahkan alias undefeated.
Bertarung dari sudut biru, Chimaev menggunakan celana berwarna biru dengan corak serigala.
Di sisi lain, lawannya, Du Plessis mengenakan celana hijau dan bertarung dari sudut merah.
Duel belum berlangsung kedua jagoan sudah terlibat gesekan.
Saat dikenalkan MC kondang, Bruce Buffer keduanya sempat saling beradu hingga dipisahkan pihak keamanan.
Chimaev dengan cepat langsung melayangkan bantingan pertamanya.
Aksi ini menunjukkan betapa hebat Si Serigala karena bisa mengambil bantingan dari Du Plessis.
Dalam adu pertarungan bawah, Chimaev berusaha keras tetap menguasai jalannya duel.
Du Plessis benar-benar dalam kondisi berbahaya dengan lawan yang melakukan full mount.
Sembari menindih, Chimaev terus aktif melayangkan pukulan ke kepala Du Plessis. Jelang ronde satu selesai, Chimaev sempat mendapatkan punggung lawan dan coba mengambil cekikan.
Namun, Du Plessis mampu bertahan hingga duel berlanjut ke ronde dua.
Chimaev melanjutkan agresinya pada ronde kedua dan tiga.
Dengan kekuatannya yang begitu gila, Si Serigala terus-terusan berhasil membanting Du Plessis dan kembali mengontrol pertarungan.
Cara ini bontang-banting ini benar-benar sangat efektif untuk membuat Du Plessis tak berkutik pada dua ronde tersebut.
Lanjut di ronde ke-4, Chimaev masih terlihat sangat bugar dan terus melakukan bantingan.
Terlihat betul wajah frustrasi Du Plessis berusaha keras keluar dari dominasi lawannya.
Pada ronde kelima, sang juara sempat mencoba melakukan guillotine usai membalikkan situasi bantingan.
Kendati demikian, Chimaev tetap tak terhentikan hingga dinyatakan menang angka mutlak, 50-44, 50-44, dan 50-44.
Hasil ini memastikan Si Serigala sebagai juara baru di kelas menengah UFC.
