Fight Arena – Kengerian raja baru kelas menengah UFC, Khamzat Chimaev diklaim akan membuat petarung lain pikir dua kali untuk melawan.
Chimaev melanjutkan tren luar biasanya pada 17 Agustus kemarin, di Amerika Serikat.
Datang sebagai penantang gelar, jagoan berjulukan Si Serigala itu malah mendominasi.
Penguasa kelas memengah sebelumnya, Dricus du Plessis praktis tidak bisa berbuat banyak sepanjang laga.
Dilansir Juara.net dari UFCStats.com, tekanan besar petarung asal Rusia itu membuat Du Plessis tidak bisa mendaratkan satu serangan pun di ronde pembuka.
Pada ronde kedua, dua serangan coba dilakukan jagoan berjulukan Stillknocks itu ke arah Chimaev.
Namun, dua serangannya tidak bisa mendarat tepat sehingga tak masuk hitungan.
Du Plessis baru bisa memberikan perlawanan pada ronde pamungkas yang tentunya sudah terlambat.
Akhirnya pertarungan tersebut dimenangi Chimaev lewat perhitungan angka mutlak atau unanimous decision, 50-44, 50-44, dan 50-44.
Performa Si Serigala pada pertarungan kontra Du Plessis mendapatkan ulasan dari pelatih MMA, Tim Welch.
Juru latih yang memoles mantan juara kelas bantam UFC, Sean O’Malley itu membuat klaim mengejutkan.
Dia merasa Chimaev memancarkan aura mengerikan sehingga banyak petarung yang diklaim takkan berani melawan.
“Khamzat langsung bergulat meski duel baru berjalan lima detik,” tuturnya, dilansir Juara.net dari Championat.com.
“Pada ronde kedua, dia hanya butuh 10 detik untuk mengambil punggung Dricus.”
“Siapa yang bisa melakukan hal semacam itu?”
“Chimaev adalah juara kelas menengah paling menakutkan dalam sejarah.””Tidak akan ada yang mau melawan dia…”
“Sungguh, dia benar-benar menghancurkan Du Plessis,” sambung Welch.
Sejatinya ada beberapa petarung UFC nampak menaruhkan rasa tertariknya pada Chimaev.
Salah satu yang paling kencang menantang adalah mantan juara ONE Championship, Reinier de Ridder.
“100 persen. Tidak ada keraguan. Beri saya kontraknya, sekarang juga,” tuturnya, dilansir Juara.net dari MMAFighting.com.
De Ridder sendiri sudah mendapatkan jadwal duel untuk bulan Oktober mendatang.
Rencananya, dia akan menghadapi petarung berjulukan Fluffy, Anthony Hernandez.
Bentrokan tersebut sepertinya akan dia manfaatkan untuk menantang Chimaev.
