Fight Arena – Eks petarung UFC, Chael Sonnen angkat bicara terkait siapa calon lawan yang tepat untuk comeback Jon Jones.
Jon Jones kembali menarik perhatian publik lewat keputusannya baru-baru ini.
Petarung yang akrab disapa Bones itu menghebohkan publik setelah memgumumkan niat comebacknya sekitar dua pekan usai keputusan pensiunnya.
Pro dan kontar pun bermunculan seiring keputusan yang diambil Jones
Tapi, sang petarung agaknya tak terganggu dan teta berniat melakukam comeback sebagaimana rencananya.
Di sisi lain, publik mungkin bertanya tanya soal siapa kira-kira lawan comeback Jon Jones.
Sang jawara kelas berat, Tom Aspinall jelas bukan salah satu opsinya.
Meski memiliki konflik yang menarik, Jones diketahui ogah melawan Aspinall.
Di sisi lain, Aspinall yang kini menjadi jawara kelas berat pun sibuk dengam rencana lainnya.
Terkait siapa sosok yang bisa jadi lawan Jon Jones, eks petarung UFC, Chael Sonnen punya pendapatnya.
Menurut Sonnen, Curtis Blaydes yang menurutnya lawan berat untuk Jones bisa menjadi tes pertama dalam comebacknya kali ini.
“Lawan terberat bagi Jon Jones tidak berubah.”
“Pencocokan gaya paling sulit untuk Jon Jones, dan ini telah benar untuk bagian yang lebih baik dari setengah dekade, adalah Curtis Blaydes.”
“Sekarang, Anda membiarkan hal itu tenggelam dan Anda melakukan apa yang Anda inginka .”
“Tetapi sejauh pertandingan berjalan, prestasi tertinggi yang pernah Jon miliki dalam gulat adalah sesuatu yang disebut kejuaraan nasional perguruan tinggi junior, prestasi yang sangat baik dan keras.”
“Prestasi tertinggi Curtis Blaydes adalah gelar yang sama persis, satu kelas berat terpisah.”
“Curtis Blaydes juga merupakan juara kompetisi nasional perguruan tinggi junior.”
“Jon melakukannya di 197 pon dan Curtis melakukannya di kelas berat
Terlepas dari pendapat Sonnen, belum ada informasi apapun soal calon lawan Jon Jones.
Mengingat, bos UFC, Dana White pun tampak masih ragu untuk memberikan duel pada Jon Jones.
Bos UFC itu agaknya trauma dengan Jones yang mengulur ngulur duel dan malah pensiun saat sudah lama dinanti oleh Tom Aspinall.
