Jelang UFC 320, raja kelas berat ringan, Magomed Ankalaev mengenang momen calon lawannya, Alex Pereira ketakutan pada bentrokan pertama mereka.
Kedua jagoan ini dipertemukan di oktagon pada bulan Maret 2025 lalu.
Kala itu sabuk juara masih digenggam oleh Pereira yang telah mempertahankan gelarnya sebanyak tiga kali.
Setelah berbagi oktagon lima ronde penuh, tangan Ankalaev diangkat wasit menandakan kemenangannya.
Momen tersebut juga yang membuktikan betapa akuratnya prediksi Khabib Nurmagomedov.
Sebelumnya, Khabib sempat menyebut nama Ankalaev sebagai calon juara UFC asal Rusia.
Belakangan Ankalaev mendapatkan pujian tambahan dari legenda tarung berjulukan Si Elang itu.
“Dia adalah satu satu petarung terbaik di Rusia,” tegas Khabib, dilansir Juara.net dari Bloodyelbow.
“Dia terus tumbuh dan melewati satu-per-satu petarung sangar lainnya.”
“Saya begitu mengakui kehebatannya,” tambah pensiunan jagoan itu.
Ankalaev kini sedang menunggu jadwal duelnya pada UFC 320, akhir pekan nanti (5/10/2025).
Dia dijadwalkan menjalani duel pemertahanan gelar pertamanya yakni melawan Pereira kembali.
Petarung berusia 33 tahun ini masih ingat betul ketakutan dari sang calon lawan saat pertama berbagi oktagon dengannya.
“Alex ketakutan,” tukas jagoan asal Rusia tersebut, dilansir Juara.net dari Championat.
“Dia mencoba untuk menyembunyikan hal itu….”
“Tetapi, matanya tidak bisa berbohong.”
“Jujur saja, saya belum pernah setenang saat menghadapi Alex Pereira.”
“Saya terus mengamati dia, mengalahkan kecepatan, serta mengalahkan dia.”
“Bahkan, saya tidak memberikan dia kesempatan hanya untuk sekedar memangkas jarak.”
“Saya terus-terusan memburu dia. Saya sempat mendaratkan pukulan yang bagus pada ronde dua. Sayang, dia bisa kabur,” tambah Ankalaev.
Pesona dari UFC 320 tentu bukan hanya duel Ankalaev lawan Pereira saja.
Sosok yang menjadi mimpi buruk Umar Nurmagomedov, Merab Dvalishvili juga dijadwalkan mentas pada jadwal tersebut.
