Fight Arena – Mantan petarung UFC, Khabib Nurmagomedov, menyebut sepupunya yang bernama Usman Normagomedov lebih baik ketimbang Ilia Topuria.
Hal tersebut disampaikan Khabib saat berbincang untuk siaran media sosial PFL.
Khabib Nurmagomedov seolah tidak terima Ilia Topuria disebut petarung terbaik saat ini di kelas ringan.
Khabib menilai sepupunya, Usman Nurmagomedov, lebih layak menyandang status tersebut.
Seperti diketahui, Usman memilih jalan berbeda dibanding beberapa petarung Dagestan yang mentas di UFC.
Petarung berusia 27 tahun itu memilih berkancah di Professional Fighters League (PFL).
Khabib mengatakan bahwa sepupunya itu harus bertarung dengan Ilia Topuria.
Di situ baru akan terbukti siapa petarung terbaik di kelas ringan.
“Mereka (Usman dan Topuria) harus bertarung (untuk mengetahui siapa yang terbaik),” kata Khabib
“Orang-orang boleh bicara, mereka boleh mengatakan apa pun yang mereka mau.”
“Menurut pendapat saya, petarung yang serba bisa, saya pikir Usman lebih baik,” jelasnya.
Topuria memang menunjukkan kekuatannya dengan langsung merebut sabuk saat debut di kelas ringan.
Setelah membuat KO Charles Oliveira di UFC 317, dua sabuk dikenakan La Leyenda yakni kelas bulu dan kelas ringan.
Tiga kemenangan KO beruntun atas Max Holloway, Alexander Volkanovski, hingga Oliveira menjadi bukti Topuria layak berada di posisi tersebut.

Namun, Usman sebagai jawara Bellator kelas ringan PFL juga tidak bisa dipandang sebelah mata.
Ia merebut gelar tersebut saat memenangi duel dengan Patricky Pitbull di UFC 288.
Setelah itu, Usman tak terkalahkan dalam tiga pertarungan beruntun.
Terakhir kali ia bertarung pada 25 Januari lalu di PFL Champions Series 1.
Pemilik rekor 19-0 itu menumbangkan Paul Hughes dalam keputusan mutlak lima ronde.
Usman Nurmagomedov mengklaim dirinya memiliki resume yang lebih baik daripada Ilia Topuria.
Usman tampaknya sepakat dengan Khabib dengan menganggap Topuria belum pantas karena baru sekali bertarung di kelas ringan.
“Kita lihat saja nanti (siapa petinju kelas ringan terbaik di dunia),” ucap Nurmagomedov.
“Saya tidak ingin menempatkan diri (sebagai petinju kelas ringan terbaik) karena Islam masih di kelas ringan dan dia belum (bergerak). Saat dia bergerak, kita lihat saja nanti.”
“Ayolah, Ilia Topuria, bagaimana mungkin dia bisa menjadi petinju kelas ringan nomor satu di dunia?”
“Dia tidak mungkin, dia baru satu kali bertarung, sementara aku sudah 20 kali bertarung di kelas ringan.”
“Saya mengalahkan mantan juara, juara, dan saya pikir riwayat hidup saya lebih baik daripada dia,” pungkasnya.
