Fight Arena – Eks petarung, Yoel Romero memprediksi Islam Makhachev hanya punya peluang menang 50 persen dari juara kelas welter UFC, Jack Della Maddalena.
Romero menguak beberapa poin positif yang dimiliki oleh Della Maddalena.
Pertama-tama, jagoan asal Australia itu diklaim mempunyai kardio yang bagus.
Selain kardio, pria berusia 28 tahun ini terbilang sebagai petarung yang komplet.
Tidak hanya piawai adu pukulan, Romero mengeklaim Della Maddalena juga milik teknik gulat yang tak kalah baiknya.
Sejauh ini, JDM sudah mengantongi total 18 kali menang dan dua kali kalah.
Sabuk juara kelas welter UFC bisa dia dapatkan dari jagoan Amerika Serikat-Palestina, Belal Muhammad.
“Itu akan sulit karena Jack punya kardio yang bagus,” tukasnya, dilansir Juara.net dari Sportskeeda.com.
“Sungguh, dia adalah tukang pukul yang hebat.”
“Di satu sisi, teknik gulatnya juga bukan yang kategori buruk…”
“Peluang duel ini adalah 50 berbanding 50, Maddalena bukan petarung kelas welter yang bertubuh kecil,” tambah Romero.
Duel Makhachev vs Della Maddalena memang sering membuat publik terbelah jadi dua kubu.
Petarung, Andrew Sanchez di satu sisi yakin Makhachev bisa mengalahkan sang lawan.
Pernah satu sasana dengan Makhachev, dia menilai Della Maddalena takkan bisa menanggulangi teknik gulat dari rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov itu.
“Saya pernah berlatih di AKA,” beber jagoan asal Australia tersebut.
“Saya sempat melawan petarung-petarung dari Rusia, tetapi mereka punya sirkel sendiri.”
“Soal hal itu, saya agak kurang senang dengan caranya.”
“Harus saya akui, Makhachev adalah petarung yang luar biasa.”
“Ya, gulatnya benar-benar sangat impresif.”
“Saya bahkan tak bisa membayangkan Maddalena bisa menahan jurus serangan gulat menyerangnya,” imbuh Andrew Sanchez.
Jelang akhir bulan Agustus, UFC masih belum mengumumkan duel Makhachev vs Della Maddalena.
Namun, desas-desusnya mereka akan berbagi oktagon pada bulan November mendatang.
