Fight Arena – Jagoan UFC berjulukan God of War atau Si Dewa Perang, Benoit Saint-Denis mengutarakan rasa senangnya karena bisa bersaing di kelas yang ditinggalkan Islam Makhachev.
Saint-Denis baru saja memetik kemenangan pada ajang tarung yang mentas kemarin Minggu (7/9/2025).
Bertarung di hadapan publiknya sendiri, pria asal Prancis itu menaklukkan Mauricio Ruffy.
Selepas menggondol kemenangan, jagoan yang pernah menjadi tentara Prancis tersebut membuat klaim menarik.
Dia mengaku merasa sangat terhormat bisa bersaing di kelas ringan.
Selanjutnya, Saing-Denis berkeinginan untuk menghadapi jagoan ranking 10 besar dari divisi yang ditinggalkan Makhachev ini.
Seperti yang diketahui, Makhachev melepas sabuknya di kelas ringan untuk bergeser ke kelas welter.
Meski begitu, rekan Khabib Nurmagomedov itu bisa saja kembali ke kelas ringan pada masa mendatang.
“Saya merasa terhormat dan penuh dengan privilese karena tergabung di divisi ini,” ujarnya,
“Ada banyak pertarungan yang menarik untuk saya.”
“Semua petarung ranking 10 besar menawarkan kesempatan yang besar.”
“Ya, maksud saya ada banyak nama besar di sana. Saya ingin pertarungan yang besar.”
“Saya yakin bahwa saya akan kembali bertarung sebanyak mungkin. Menggondol kemenangan sebanyak-banyaknya…”
“Saya akan menerima siapa saja yang diberikan UFC dari jajaran petarung top 10 ini,” sambung Saint-Denis.
Saint-Denis nampaknya benar-benar ingin terus mencari kemenangan.
Dia bahkan bersedia andai dijadikan petarung pengganti untuk jadwal duel Rafael Fiziev vs Charles Oliveira.
Seperti yang diketahui, bentrokan tersebut dijadwalkan mentas pada bulan Oktober nanti.
“Seperti yang saya sudah katakan, saya akan menerima duel lawan jagoan dari ranking 10 besar secepat mungkin,” tegasnya.
“Saya bahkan sudah melihat ke duel Charles Oliveira lawan Rafael Fiziev…”
“Kalau ada petarung yang cedera, saya akan menerimanya.”
“Saya ingin bertarung dan menang sebanyak-banyaknya. Mari kita lihat apa yang akan diberikan oleh UFC.”
“Saya senang berada di sana. Saya akan menghormati dan menerima siapapun orang yang memberikan kesempatan untuk saya,” tambah Saint-Denis.
